Cara Mendapatkan Uang dari Youtube
Cara Mendapatkan Uang dari Youtube - Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mendapatkan uang di youtube. Caranya sangatlah mudah, anda hanya perlu mengupload video anda dan mengaktifkannya program monetize pada account youtube anda. Nah, bagi teman-teman yang belum mengetahui apa itu monetize youtube saya akan sedikit menjelaskannya. Program Moniteze youtube merupakan sebuah layanan yang di sediakan oleh youtube kepada pengguna untuk memperoleh penghasilan dengan menjadi mitra kerjanya. Sebagai contoh, ketika anda membuka sebuah video di youtube mungkin saat itu juga anda akan menemukan sebuah iklan yang tayang pada video tersebut. Itu berarti, video tersebut sudah menjadi mitra youtube dan pengupload berhak mendapatkan bayaran sebagai penayang.

Karena anda sudah mengetahui proses untuk menghasilkan uang melalui youtube, maka kita akan langsung saja pada pokok pembahasan.

Cara Mendapatkan Uang dari Youtube

  1.  Buatlah channel untuk video anda, anda bisa baca pada artikel sebelumnya Cara membuat channel atau saluran di youtube.
  2.  Setelah anda masuk pada dasbor channel youtube anda, pilih "Upload" untuk menambahkan video.
  3.  Pilihlah salah satu video yang ingin upload , untuk katagorinya kita biarkan saja "Publik" agar video dapat di akses oleh siapa saja. Sebagai contoh saya sudah mengupload video untuk crack mikrotik.
  4.  Jika video sudah selesai di upload, maka selanjutnya pilih "Saluran" lalu "Status dan fitur". Pada bagian fitur "monetisasi" klik "tombol aktifkan".
  5.  Setelah anda pilih "aktifkan" maka akan ada halaman baru, ikuti saja pentunjuknya.
  6.  Jika anda telah menyetujui peraturan dari youtube, maka selanjutnya akan terlihat seperti ini.
  7.  Jika semua petunjuk dan persyaratan telah di ikut dengan benar, maka video tersebut telah di monetisasi.
Perhatikan pada icon yang saya garis bawahi, icon dolar tersebut menunjukan bahwa video anda telah di monetisasi. Maka hasilnya akan sebagai berikut.

Nah, sekarang iklan sudah muncul di video dan anda sudah bisa mulai mencari penghasilan di youtube. Untuk berapa dolarnya yang di berikan youtube untuk 1000x tayang saya sendiri kurang tau pasti karena setiap iklannya nilainya bisa berbeda-beda. Tapi yang jelas, upload saja video anda sebanyak mungkin.

Demikian tutorial singkat ini mengenai Cara Mendapatkan Uang dari Youtube 

Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Catatannya Borii Friday, 21 October 2016
Cara Membuat Channel atau Saluran di Youtube
Cara Membuat Channel atau Saluran di Youtube - Mungkin teman-teman sudah sering mengakses situs yang satu ini. Youtube merupakan salah satu situs penyedia layanan video gratis yang berada dalam naungan perusahaan search engine google. Banyak motif dibalik mereka yang mengupload video di youtube, ada yang hanya sekedar iseng, ingin terkenal ataupun mencari penghasilan tambahan. Tapi semua itu tidak ada salahnya, karena youtube tidak pernah membatasi video yang harus anda upload.

Sebelum anda mengupload video di youtube, yang harus anda miliki sebelumnya adalah sebuah account google mail. Jika syarat yang satu ini sudah anda penuhi, maka anda bisa langsung membuat sebuah channel untuk saluran video anda.

Cara Membuat Channel atau Saluran di Youtube

  1. Langkah pertama adalah buka situs youtube.com, lalu klik tombol "Masuk" pada pojok kanan atas. Nantinya anda akan dialihkan ke halaman login account google anda. Isikan user dan password anda.
  2. Setelah anda login, ketikan link https://www.youtube.com/channel_switcherini pada Url bar anda. Url tersebut akan mengalihkan anda pada halaman pembuatan channel youtube anda.
  3. Pilih "Create a new channel", kemudian masukan nama channel yang ingin anda buat. Misal di sini saya memberi nama channelnya adalah "Den Alfan" dan katagori yang saya gunakan adalah "Other".
  4. Jika semua berjalan dengan benar, anda akan menemukan halaman youtube anda yang sudah anda buat.

Nah, untuk selanjutnya anda dapat memperbaharui saluran youtube anda seperti memberi foto profile dan latar belakang agar terlihat lebih menarik. Perlu diketahui juga, bahwa setiap kali anda membuat channel di youtube, maka saluran google + juga akan terbuat dengan sendirinya. Tapi tidak perlu khawatir karena hal tersebut juga cukup membatu untuk mempromosikan channel youtube anda pada teman-teman anda.

Mungkin sekian dulu tutorial singkat dari saya mengenai Cara Membuat Channel atau Saluran di Youtube. 

Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Untuk artikel selanjutnya kita akan mencoba membahas bagaimana cara mendapatkan uang di youtube.

Catatannya Borii
Cara Melihat Penghasilan Youtube di Google Adsense
Selamat malam, akhirnya tiba juga waktu saya untuk mengupdate content blog yang sederhana ini. Di artikel ini saya akan membahas bagaimana cara melihat penghasilan youtube di google adsense

Untuk melihat penghasilan di youtube sebenarnya berbeda dengan google adsense, tapi pada dasarnya earning yang kita peroleh dari youtube nantinya akan masuk pada google adsense juga. Dengan kata lain, untuk melihat perhasilan youtube ada 2 cara yang dapat dilakukan yaitu Youtube Analytics dan Google Adsense itu sendiri. Jika kita ingin melihat lebih detail sudah sejauh mana penghasilan kita secara berkesinambungan maka masuklah pada youtube monetization kemudian pilih "Analytics".

Pada hasil "Total Taksiran Pendapatan" itulah earning youtube anda selama 28 hari mulai dari tanggal 7 januari sampai dengan 3 febuari 2015. Lalu bagaimana dengan google adsense? Untuk google adsense tidak jauh berbeda caranya, anda hanya perlu login ke account adsense dan liat pada "Finalized Earnings".


Nah, seperti itulah cara untuk melihat penghasilan youtbe kita. Perlu kita ketahui bahwa untuk melihat penghasilan youtube pada google adsense hanya akan di update paling lambat antara tanggal 10 - 14 bulan selanjutnya.
Sebagai contoh, total earning youtube bulan Januari 2015 baru dapat dilihat pada bulan selanjutnya paling lambat tanggal 14 februari 2015.

Jadi, tidak perlu khawatir jika penghasilan youtube yang ada liat dari google adsense tidak sesuai denga youtube analytics. Karena google butuh waktu untuk mengakumulasikan penghasilan anda sebelum di tampilkan pada "Finalized Earnings".

Update:
$100 dolar pertama dari Youtube Adsense

Demikian tutorial singkat ini yaitu Cara Melihat Penghasilan Youtube di Google Adsense. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Baca juga :
Cara membuat channel atau saluran di youtube
Cara mendapatkan dolar dari youtube
Meningkatkan penghasilan youtube dengan tombol subscribe

Catatannya Borii
Kumpulan Celotehan Orang yang Baru Pertama Kali Naik Gunung
Puncak Gunung Cikuray

Lagu pendakian favorit kamu apa? Kalau saya, "Hymn For The Weekend" milik Coldplay. (nggak ada yang nanya yak? #Ops) Sorry, bukannya mau nulis artikel tentang lagu pendakian sih, cuma kepo doang. Hehehe..

Lirik lagu, alunan musik, dan Coldplay sendiri memang nggak ada bau-bau gunungnya sama sekali. Tapi, entah kenapa setiap dengerin “Hymn For The Weekend" nya Coldplay, saya jadi teringat moment pendakian pertama saya.

Kalau kamu, masih ingat nggak, apa yang kamu rasakan saat pertama kali naik gunung? Senang karena bisa naik bareng gebetan? Sebel karena naik gunung saat diputusin pacar? Atau BIASA AJAH?!

Yah, apapun perasaanmu, berikut adalah celotehan orang-orang disekitar saya (termasuk saya) saat pertama kali naik gunung. Mungkin kamu juga merasakannya

1. Pertama kali merasakan dinginnya udara gunung

“Kok dingin banget ya. “

Namanya juga gunung, mz.

2. Semua terasa menyenangkan, sampai akhirnya perjalanan mulai melelahkan

” Jalan terus kapan sampai puncaknya? “

” Berapa lama lagi nyampe? “

” kapan bonusnya? Kok tanjakan terus?”

3. Tak banyak kata yang terucap

” …………………………… ” (NGOS NGOSAN)

4. Makan permen atau minta minum sebagai pengalih rasa lelah

“Bagi permen dong … “

” Bagi cokelat dong.”

“Bagi minum dong.”

” Bagi nomor handphone dong.” (kalau yang ini modus)

5. Saat kebelet, tapi bingung…

“Ada toilet nggak? kebelet pipis, pipisnya di mana?”

“Boleh nggak pipis di pojokan? Ntar disentil demit kan berabe!”

“Boleh pipis di jalur pendakian nggak sih?”

6. Ada juga yang perutnya mules tak tertahankan

” Terus kalau pengen buang air besar di mana? Pakai daun nih?Serius pakai daun banget?”

7. Lalu, teralihkan dengan penampakan pendaki senior yang kece badai

“Ih, masnya keren banget. Mbaknya juga keren.”

“Tasnya gede banget, isinya apa aja sih?”

Lalu ada yang menimpali, “Itu isinya kulkas” *ini klasik banget*

8. Ada lagi yang memanfaatkan pendakian perdananya untuk menemukan cinta pertama

“Kamu capek? Sini aku bawain kerilnya.”

” Hi,mbak, kamu tahu kenapa daun warnanya hijau? Karena kamu cantik.”

9. Saat di gunung pun, masih ada juga yang suka pinjam barang

“Pinjam korek dong? Rokoknya sekalian, deh. Pacar juga boleh.”

NGLUNJAK!!!

10. Ada juga si pendaki bijak yang selalu memberi semangat teman-temannya

“Semangat, sebentar lagi puncak!”

*10 jam kemudian

“Ayo, bentar lagi puncak!”

11. Dengan hati riang, si pendaki perdana ini sering menyapa pendaki lainnya

“Mari mbak, mari mas…”

Lalu ada yang nyahut “marimas jeruk, mangga.”

*HENING

12. Saat malam datang, si penakut mulai khawatir akan bertemu makhluk tak kasat mata

“Kok jalannya malem-malem, ntar kalau ada hantu gimana?”

“Katanya gunung  XXXX banyak hantunya ya?”

“Kata teman kakak tetangga sepupu gueh, di POS 3 ada kuntilanaknya lho”

13. Lalu bayangan diterkam hewan buas muncul

“Ada ular nggak di gunung?”

“Ntar kalau ketemu macan gimana?”

“Ih banyak monyet ya di gunung.”

14. Mereka yang hobi belanja dan beli oleh-oleh masih menyempatkan bertanya oleh-oleh saat di perjalanan

“Nyari stiker pendakian di mana ya?”

” Ada yang jual gantungan kunci?”

” Ada yang jual kaos?”

15. Sedangkan mereka yang naik gunung karena mengejar sunrise

“Sunrisenya kekejar nggak ya?”

16. Beginilah kalau si religius baru naik gunung pertama kali, celotehannya selalu mengademkan hati

“Kiblatnya mana ya?”

“Wudlunya gimana?”

“Heh, sholat lo! Dilihat Tuhan dari atas tahu.”

17. Mereka yang selalu update, selalu mencari sinyal

“Ada sinyal nggak? Mau update status nih.”

Lalu hening.

18. Bagaimana reaksi pendaki pemula saat mencicipi segelas kopi di gunung?

“Kopinya kok dingin?”

Panasin aja lagi.

19. Pas lagi mendirikan tenda

“Cara masang pasak tendanya gimana? Talinya diikat di mana nih?”

“Boleh bikin api unggun nggak ya?”

20. Saat mulai berada di dalam tenda

“Bawa cemilan apa aja nih?”

“Bawa peralatan mandi nggak?”

“Pakai pelembab wajah nggak?”

21. Pas lagi masak-masak

“Boleh cicipin indomienya nggak?” *indomie satu nesting abis*

“Minyak gorengnya kok beku ya? “

“Bubuk bumbu indomie juga beku. Kok bisa ya?”

22. Ketika hujan badai datang

“Yah, sepatuku basah!”

***

Well, setiap pendaki mengeluarkan celotehan yang unik. Tak jarang bisa meriuhkan suasana. Kalau kamu, kalimat apa sih yang sering kamu ucapin saat mendaki gunung pertama kali? Tulis komentar kamu ya!

Catatannya Borii Tuesday, 18 October 2016
pendakian itu tak musti bercerita tentang Puncak Puncak dan puncak


Pendakian Tak Hanya Tentang Puncak, Film-film Ini Membuktikannya


“Seven Years in Tibet” menjadi salah satu film mengenai pendakian favorit saya. Anda penyuka adegan ekstrim -seperti misal pendaki yang berdarah-darah sampai puncak- mungkin tak akan suka dengan film ini.

Seven Years in Tibet diangkat berdasar kisah nyata seorang pendaki Austria bernama Heinrich Herrer selama 7 tahun hidup di Tibet.

Heinrich Herrer, seorang pendaki gunung sekaligus juara olimpiade asal Austria yang bertekad menaklukkan puncak Nanga Parbat di Pegunungan Himalaya. Demi niat ini, ia rela meninggalkan istrinya yang sedang hamil, Ingrid, dan menitipkannya pada Horts Immendof. Sayangnya, sebelum keinginannya menaklukkan gunung terwujud, ia terlebih dahulu ditangkap oleh pemerintah Inggris terkait statusnya sebagai warga Austria yang pada tahun 1939 merupakan sekutu Jerman dalam perang melawan Inggris.

Sewaktu menjadi tawanan, Herrer berusaha kabur sampai lima kali. Dalam usahanya yang terakhir ia dan temannya, Peter Aufschnaiter, berhasil kabur dari penjara di India dan berangkat menuju Tibet.

Dalam perjalanan, ia menemui banyak hal yang membuatnya sadar akan arti persahabatan. Ia tahu bahwa sifatnya yang egois membuatnya hanya memiliki sedikit teman, dan parahnya lagi, diceraikan oleh istrinya, dan bahkan tidak diakui oleh anaknya.

Setelah mencoba beberapa kali, Herrer dan Peter berhasil memasuki Tibet, kota yang terlarang bagi semua orang asing. Mereka berdua adalah orang asing pertama yang berhasil memasuki Tibet. Bahkan mereka dapat langsung ke kota sucinya, Lasha. Lasha merupakan kota kediaman Dalai Lama yang tidak sembarangan orang bisa memasukinya.

Pendakian tak hanya tentang puncak, suhu dingin, atau samudera awan. Di Tibet, ia mendapat berbagai pengalaman spiritual bersama Dalai Lama.

Herrer mendapat satu pelajaran penting:

Manusia tak diukur dari apa yang telah ia capai dan dapatkan, tapi tentang bagaimana ia menaklukan dirinya sendiri

Sisi lain sebuah pendakian
Selain Seven Years in Tibet, ada beberapa film lain yang saya rekomendasikan. Seperti 127 Hours misal. Film yang bercerita tentan Aron Ralston saat terjebak di Blue John Canyon ini akan mengajarkan nilai sebuah perjuangan. Ada pula ‘Everest. Film ini wajib ditonton para pendaki dan juga pencinta film Hollywood. Sutradara Kormakur tidak mengangkat cerita hanya berdasarkan sudut pandang buku Into Thin Air: A Personal Account of the Mt. Everest Disaster, karya  Jhon Krakauer, yang juga merupakan pendaki yang selamat dari tragedi Everest 1996.

Atau ‘Nanga Parbat’, film pendakian yang bercerita tentang Reinhold dan Günther Messner yang melakukan ekspedisi di Gunung Nanga Parbat Pakistan. Sebuah perjalanan yang harus berakhir tragis. Günther Messner, si adik tewas dalam ekspedisi.

Trailer-trailer film tersebut dapat Anda tonton di bagian atas tulisan ini, selamat menyaksikan!

Catatannya Borii
Fenomena Awan Berbentuk Jamur Lingkari Puncak Gunung Ciremai
Awan melingkar berbentuk jamur melingkari puncak Ciremai terlihat dari OSG Linggarjati, Sabtu (15/10)


Sumber info:  Bingkai Warta
Kuningan – Penomena alam terjadi di langit atas puncak gunung Ciremai, awan berbentuk jamur melingkari area puncak gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut, sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB, pada Sabtu (15/10).

Iwan Arsika, 45, warga Desa Linggamekar, Kecamatan Cilimus mengungkapkan, kondisi mencekam dirasakan oleh dia dan mayarakat yang tengah berada di open space gallery (OSG) Linggarjati yang kebetulan sore itu tengah ada acara sebuah komunitas motor.

“Kami takjub, namun juga bercampur merinding melihat pemandangan awan yang sebagian berwarna hitam, melingkari puncak gunung Ciremai, dan bentuknya hampir seperti awan kumulonimbus, serta menyerupai jamur,” ungkapnya kepada BINGKAI WARTA, Sabtu (15/10).

Iwan juga menghawatirkan, jika penomena yang terjadi di atas Ciremai sore itu merupakan sebuah pertanda, “Ya saya khawatir, kejadian ini merupakan pertanda alam buat kita semua. Tapi ya tidak usah dibesar-besarkan, semoga saja tidak terjadi apa apa,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ahmadi, 45, warga Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, dia melihat ini bukan hanya karena diakibatkan cuaca mendung di musim penghujan ini, namun dia mengkhawatirkan adanya pertanda.

“Ya semoga saja jikapun ini merupakan pertanda, namun pertanda baik. Tinggal sekarang yang terbaik kita lakukan adalah selalu mengingat Allah SWT, dan apapun yang ditimpakan kepada kita merupakan sebuah teguran, atau mungkin cobaan buat kita mahluk ciptaan-Nya yang terkadang terlalu jauh mengkufuri segala nikmat-Nya,” beber Ahmadi. (Abel)

Sumber: Bingkai Warta

Catatannya Borii Sunday, 16 October 2016
Hayo, Siapa yang "Paling Kafir" di antara Kita?
Coba perhatikan baik-baik ilustrasi atau "gambar kartun" di bawah ini. Kemudian bernafaslah secara pelan-pelan, kosongkan pikiran dan segala perasaan yang aneh-aneh. Kita coba meditasi, bertafakur, atau mengheningkan cipta sejenak. Setelah itu mari kita pikirkan dan renungkan dalam-dalam gambar ini dengan akal sehat dan nurani yang paling dalam. 

Untuk sementara hilangkan sebentar rasa amarah, emosi, dan egoisme kita. Untuk sementara hilangkan asumsi-asumsi primordial bahwa "sayalah yang paling benar, agamakulah yang paling otentik, Tuhankulah yang paling Tuhan." Untuk sementara, coba bayangkan jika "kamu" adalah "mereka". Coba bayangkan, jika "mereka" kamu tertawakan dan olok-olok. Juga coba Anda bayangkan, jika mereka menertawakan dan mengolok-olok kamu.  

Jika Anda merasa sakit ketika diolok-olok dan ditertawakan, mereka juga sama. Jika Anda merasa dan bersikukuh bukan "menyembah benda mati" (apapun bentuknya: patung, batu, pohon, dlsb), mereka juga sama. Jika Anda mengklaim dan meyakini apa yang Anda sembah itu adalah "zat" yang bernama Tuhan, bukan patung, batu, pohon dan lainnya, mereka juga sama. Karena itu janganlah suka menertawakan dan mengolok-olok agama dan sistem kepercayaan orang lain. 

Karena Tuhan adalah "Zat" yang "Maha Gaib", yang "Supra-natural" (Supernatural Being) sehingga "wujud"-Nya tidak bisa ditangkap oleh manusia yang merupakan "mahluk biasa" yang kotor-njetor ini, maka yang bisa mereka lakukan adalah menciptakan "simbol-simbol sakral" tertentu yang dianggap sebagai manifestasi "kekuatan supernatural-keilahian" sebagai medium untuk mengekspresikan kedekatan dan kebaktian terhadap "Tuhan" mereka. 

Apakah umat Kristen, Konghucu, atau Hindu, misalnya, menyembah patung? Tentu saja tidak. Kalau mereka umat "penyembah patung", tentu semua patung mereka sembah. Tapi kenyatanya tidak. Apakah suku-suku tertentu penyembah pohon? Tentu saja tidak. Buktinya tidak semua pohon mereka sembah. Lalu, apakah kaum Muslim adalah penyembah batu hanya karena mereka sujud di depan Ka'bah? Tentu saja tidak karena memang tidak semua batu mereka "sembah."

Kenapa hanya "patung itu", "pohon itu", dan "batu itu" saja yang mereka sucikan? Kenapa? Karena pada hakikatnya bukan patung, pohon, dan batu itu yang mereka "sembah", melainkan "zat sakral" (apapun namanya) di balik patung, pohon, dan batu itu. Jadi, jangan menuduh umat lain "kafir", kalau Anda juga sebetulnya melakukan "kekafiran" yang sama. Sebaliknya, jika Anda merasa "tidak kafir" dan merasa sebagai "penyembah Tuhan", mereka juga demikian. 

Karena itu marilah kita saling bersikap toleran, menghargai dan menghormati agama, kepercayaan keyakinan sesama umat manusia, bukan malah saling mencaci-maki dan menertawakan antar sesama mahluk Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Jabal Dhahran, Arabia

Catatannya Borii Thursday, 13 October 2016
Gunung Merbabu via Suwanting
Gunung Merbabu memiliki ketinggian 3.142 mdpl dan bersebelahan dengan Gunung Merapi, puncak sejatinya bernama Kenteng song da nada beberapa puncak lagi puncak suwanting, Puncak Trianggulasi, puncak syarif,   Gunung Merbabu sendiri berada di empat wilayah Kabupaten, yakni  di bagian barat masuk kedalam kabupaten Magelang, di bagian timurnya ada di boyolali, di bagian selatan ada di salatiga dan di sebelah utara gunung ini masuk ke wilayah Semarang Provisnsi Jawa Tengah.
Nama Merbabu Sendiri berasal dari kata “Meru dan “Babu” Meru sendiri mempunyai arti gunung dan Babu memiliki arti Wanita. Gunung ini memiliki 5 buah kawah, yakni kawah condrodimuko, kawah kombang, kawah Kendang, Kawah Rebab, dan Kawah Sambernyowo.
Tak Jauh Berbeda dengan Gunung-Gunung lain Gunung Merbabu juga tak lepas dari Mitos yang beredar di masyarakat kaki gunung nya, bahwa dahulu kala ada kerajaan Jawa yang sangat besar terkubur di dalam Gunung Merapi dan Merbabu yang berkaitan dengan Mataram Kuno. Di kawasan ini juga di percaya juga terdapat pasar setan yang menjadi pusat jual beli para mahluk halus.
Gunung Merbabu sendiri termasuk dalam Gunung yang memiliki lumayan banyak jalur Pendakian, ada sekitar 6 jalur pendakian, Jalur Pendakian Selo, Jalur Pendakian Wekas, Jalur pendakian Kopeng, Cunthel, Thekelan, dan Jalur pendakian yang baru di buka kembali awal tahun lalu yaitu Suwanting. Pada setiap jalurnya pun memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda namun sama-sama memiliki pemandangan yang luar biasa indah.

PENDAKIAN G. MERBABU VIA SUWANTING
Jalur pendakian Suwanting adalah jalur baru dalam pendakian Gunung Merbabu. Gunung Merbabu memiliki banyak jalur pendakian antara lain jalur Selo dari Magelang/Boyolali , jalur Kopeng dari Salatiga , jalur Wekas dari Magelang , dan Suwanting dari Magelang. Jalur Selo adalah jalur dengan pemandangan terindah menurut para pendaki. Namun dengan dibukanya jalur baru sekitar pada bulan Maret 2015 yakni jalur Suwanting, yang letaknya tidak jauh dari Selo, maka menambah satu lagi jalur pendakian yang paling indah di gunung Merbabu.


Berdasarkan cerita setempat, jalur Suwanting ini pernah dibuka pada tahun 1990 sampai tahun 1998. Setelah 1998 itulah jalur tersebut ditutup. Dan pada pertengahan Maret 2015 jalur ini dibuka kembali.

  


Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting terletak di dusun Suwanting, desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Lokasinya sekitar 4 km dari gardu pandang Ketep.


Akses untuk menuju Dusun Suwanting tidaklah sulit. Apalagi sekarang sudah didukung dengan teknologi GPS di gadget atau smartphone yang semua orang punya. Dari arah Jakarta atau jawa timur bila melalui jalur Yogyakarta. Dari Jogja menuju kabupaten Muntilan lalu menuju Ketep. Akomodasinya juga sangat mudah. Dari Yogyakarta bisa menggunakan moda transportasi bus. Yang terpenting jika bingung maka tanyalah ke orang. Dan jangan lupa gunakan smartphone Anda.

MEMULAI PENDAKIAN

Basecamp Suwanting – Pos 1 (30 menit)
Perjalanan awal setelah meninggalkan basecamp kita akan meninggalkan beberapa rumah warga kemudian setelah keluar dari perumahan lalu melintasi jalan dengan pemandangan kanan kiri ladang warga. Ladang berupa tanaman pegunungan. Suasana sangat sejuk dan trek cenderung datar agak menanjak sedikit. Perjalanan dari basecamp menuju Pos 1 hanya 30 menit – 45 menit. Sebelum sampai Pos 1 kita bertemu dengan hutan pinus (penuh dengan pohon pinus rapat).

Pos 1 – Pos 2 (1,5 jam)
Setelah meninggalkan Pos 1 dan hutan pinus kemudian kita menjumpai trek yang lebih berat dari sebelumnya. Jalur didominasi dengan vegetasi rimbun dan tanjakkan. Dari Pos 2 menuju Pos 3 memakan waktu sekitar 90 menit (1,5 jam).

Pos 2 – Pos 3 (2 jam)
Di Pos 2 inilah biasa para pendaki untuk mendirikan tenda alias ngecamp . Di pos ini pula kita dapat melihat pemandangan gunung Merapi. Perjalanan dilanjutkan menuju Pos 3 membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Trek jauh lebih sulit dari sebelumnya. Sebelum sampai di Pos 3 kita akan menjumpai sumber air yang bernama “Sendang Dampo Awang”.

Pos 3 – Puncak Keteng Songo (1,5 jam)
Di Pos 3 ini pula juga menjadi tempat favorit untuk ngecamp. Dari Pos 3 ini terlihat pemandangan yang sangat indah yakni gunung Sindoro-Sumbing, Merapi dan beberapa gunung lain tampak sayup-sayup. Perjalanan menuju ke puncak Keteng Songo atau Triangulasi kita akan melewati beberapa bukit dengan tumbuhan rumput yang rimbun. Perbukitan tersebut dinamakan dengan “sabana”. 







Dari Pos 3 menuju puncak kita akan melewati sabana 1, sabana 2, dan sabana 3. Sabana via jalur Suwanting sama cantiknya dengan jalur via Selo. Hanya 1,5 jam saja untuk summit attack dari Pos 3.
Jika ditotal maka bisa kita kalkulasikan:
Basecamp Suwanting – Pos 1 (30 menit)
Pos 1 – Pos 2 (1,5 jam)
Pos 2 – Pos 3 (2 jam)
Pos 3 – Puncak Keteng Songo (1,5 jam)
TOTAL = 5 jam 30 menit perjalanan naik – 7jam
Perjalanan turun sekitar 4-5 jam.


TIPS PENDAKIAN

1. Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
2. Latihan fisik seminggu sebelum hari H
3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
4. Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
5. Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
6. Untuk pendakian Merbabu kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
7. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
8. Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.


INFORMASI GUNUNG MERBABU
Nama: Gunung Merbabu
Ketinggian: 3.142 m (10.630 kaki)
Lokasi: Magelang (barat), Semarang (utara), Boyolali (timur) , Salatiga (Selatan), Jawa Tengah
Letusan terakhir: 1560 dan 1797
Pengelola: Taman Nasional Gunung Merbabu
Alamat: Jl. Merbabu no.136 Boyolali, Jawa Tengah – Indonesia
Phone : +62 276 3293341
email : info[at]merbabunationalpark.org
Spot alam: Hutan, Sabana, Bukit,
Sumber air: Ada di jalur Wekas (Pos 2)
Flora: Pinus merkusii, Puspa, Akasia, Soro, Cemara gunung, Edelweis jawa
Fauna: elang jawa, elang hitam, alap-alap sapi, elang-ular bido, ayam hutan, tekukur, gelatik batu, kijang, landak, musang luwak, monyet ekor-panjang, dan lain-lain.
Hutan: Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung
Jalur pendakian:
Selo (dari Boyolali)
Kopeng (dari Salatiga)
Wekas (dari Magelang)
Puncak: puncak Syarif 3.119 mdpl, Puncak Kenteng Songo/Tianggulasi 3.142 mdpl
Puncak lain: Watugubuk, Watutulis, Gegersapi, Ondorante
Kawah: Candradimuko, kombang, rebab, Kendang, Sambernyowo
View gunung lain dari puncak: Gn. Merapi, Sumbing, Sindoro, Telomoyo, Ungaran, Lawu

Mitos: Kerajan Jawa sangat besar terkubur di dalam Gunung Merapi dan gunung Merbabu yang berkaitan dengan kerajaan Mataram Kuno
Kismis (kisah misteri): Di gunung Merbabu ada yang namanya Pasar Setan konon adalah tempat jual-beli-nya makhluk halus




TRANSPORTASI
Selo dari Semarang-Solo
1. Bus Jurusan Semarang-Solo turun di kota boyolali.
2. Bus kecil dari Pasar Sapi Boyolali ke Cepogo/Selo.
3. Bus kecil dari Pasar Cepogo ke Selo.

Selo lewat Magelang
1. Bus jur Yogya – Semarang turun di Blabak (sebelum kota Magelang)
2. Angkot ke desa Sawangan disambung mobil bak sayuran ke jurusan Klakah, sambung lagi mobil sayuran ke Selo. Ada juga bus kecil jurusan magelang ke boyolali turun di Selo.
( Tidak disarankan lewat Magelang bila hendak menggunakan kendaraan umum kecuali carter mobil )

Selo dari Yogya-Solo
1. Bus jurusan Yogya-Solo turun di kota Kartasura.
2. Bus jurusan Solo-Semarang turun di terminal Boyolali.
3. Bus Kecil dari Pasar Sapi Boyolali ke Cepogo/Selo
4. Bus kecil dari Pasar Cepogo ke Selo.

Catatannya Borii Wednesday, 12 October 2016
Gunung Semeru Mengajarkan Bahwa Naik Gunung Bukan Sekedar Untuk Gagah-Gagahan
oro oro ombo
Semenjak munculnya film 5 cm, gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini semakin populer dan menjadi destinasi utama terlebih bagi para pendaki. Bukan hanya pendaki, banyak pula orang-orang yang tidak memiliki skill dan fisik yang memadai turut menyemarakkan kepopuleran Gunung Semeru ini. Bersamaan dengan fenomena inilah berita duka dan korban semakin banyak pula berjatuhan di Gunung-Gunung Indonesia, khususnya di Semeru. Mulai dari pendaki swiss yang hilang hingga korban terbaru asal Depok yang meninggal karena kondisi badan tidak sehat saat mendaki.
Ranukumbolo
Tidak hanya Gunung Semeru, semua gunung memiliki resiko yang sama. Sudah ada banyak pendaki yang harus meninggal karena melipir dari jalur resmi dan kemudian hilang, kondisi badan tak sehat yang memaksakan, hipotermia, atau juga cuaca buruk yang tak pernah disangka sebelumnya. Hal -hal tersebut akan sangat memudahkan malaikat pencabut nyawa dalam pekerjaanya. Satu hal lagi yang harus kamu tahu, sukses-tidaknya pendakian tidak ditentukan dari apakah si pendaki bisa berhasil mencapai puncak atau tidak. Lebih dari itu, gelar sukses baru sah disematkan jika si pendaki sampai rumahnya dengan selamat jiwa-raga tanpa meninggalkan hal buruk di Gunung seperti vandalisme ataupun sampah.
Perlu diingat, gunung yang memiliki puncak berketinggian 3.676 meter bukanlah sebuah taman bermain yang bisa kamu kunjungi tanpa persiapan yang matang. Aktivitas mendaki gunung akhir-akhir ini memang sedang hits di kalangan para traveler, namun semua itu tidak dibarengi dengan persiapan dan perhatian yang matang. Usahakan melakukan pendakian melalui jalur yang resmi dan tidak menjadi pendaki ilegal, sehingga tidak menyulitkan tim SAR atau pengelola jika terjadi kecelakaan terhadap rombonganmu, karena secara otomatis para pengelola tidak akan bertanggung jawab sama sekali dengan hidupmu di Gunung selama berhari-hari!
Untuk mendaki sebuah gunung kamu harus mempersiapkan dengan baik fisik, mental, skill, logistik, equipment, pemandu, izin orangtua dan masih banyak lagi. Terlebih untuk mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.  Jangan hanya karena gengsi, kamu menyepelekan persipanmu yang belum matang. Mendaki gunung bukanlah sekedar gaya-gayaan untuk menaklukkan sebuah puncak, bukan juga untuk mencari spot terbaik untuk berfoto dengan latar keindahan puncak. Lebih dari itu, mendaki gunung lebih kepada seberapa kuat kamu melawan diri sendiri terhadap ego yang lebih tinggi dari pada sebuah puncak gunung. Gunung bisa saja menjadi musuhmu ketika kamu sedang lengah.
Coba tanya hatimu dulu, sejatinya kamu pergi mendaki untuk apa? Kalau tujuanmu mulia, tentu semesta akan memudahkan perjalananmu. Maka, akan amat keliru jika kalian berpikir untuk sampai ke puncak gunung hanya untuk pamer keindahan atau unjuk kegagahan diri. Begitu banyak hal yang harus kamu pertimbangkan dan persiapkan sebelum berangkat mendaki. Karena ini bukan hanya tentang ke-egoisan dirimu sendiri.
Semoga segala peristiwa cukup bisa menjadi sebuah teguran daan pelajaran tersendiri. Semoga tidak ada lagi korban dan kabut duka menyelimuti Gunung Semeru dan gunung-gunung lainnya. Karena sejatinya, gunung diciptakan untuk membuat kita merunduk dan merendahkan hati.

Catatannya Borii
Hidup itu pilihan dan kita harus berani memilih
Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan ia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun ia keheranan kenapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.


Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh?”
Belalang itupun menjawabnya, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup dialam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan”.Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang selama ini membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Kadang-kadang kita sebagai manusia tanpa sadar pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman, atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. 

Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah kamu separah itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih untuk mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tidakkah kamu pernah mempertanyakan kepada hati nurani bahwa kamu bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau kamu mau menyingkirkan “kotak” itu? 

Tidakkah kamu ingin membebaskan diri agar kamu bisa mencapai sesuatu yang selama ini kamu anggap diluar batas kemampuan kamu?

Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang kamu ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tetapi bila kamu sudah sampai kepuncak, semua pengorbanan itu pasti terbayar.

Kehidupan kamu akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan kamu. Bukan cara hidup yang seperti mereka pilihkan untuk kamu…

Catatannya Borii Monday, 10 October 2016